Mimpi Buruk, Pertanda Apa?

img-tumb

Gaes, masih ingatkah kamu dengan Freddy Krueger? Si pembunuh berantai yang wajahnya penuh luka bakar, memakai sweater bergaris-garis merah-hijau, bertopi fedora, dan bersarung tangan cakar besi? Hiii, ngeri ya?

But, yang lebih nyeremin, Freddy masuk ke dalam mimpi dan membunuh korbannya di sana, yang kemudian juga menyebabkan korbannya benar-benar mati di dunia nyata. Waduh! Beneran bisa? Iya, bisa aja… Kalo di film A Nightmare on Elm Street. Hihihi.

Ngomongin soal Freddy, Greens jadi pengen ngebahas soal mimpi deh. Sebab, sebagai bentuk kesempurnaan syariat yang dibawa Nabi Muhammad SAW, Islam juga memberikan petunjuk tentang mimpi lho, Greensoulid.       

Rasulullah SAW memberikan rambu-rambu untuk menyikapi mimpi yang kita alami, tidak terkecuali mimpi buruk.

Greensoulid, disebutkan dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda, yang artinya:

“Mimpi itu ada tiga macam: bisikan hati, ditakuti setan, dan kabar gembira dari Allah.”

Mimpi yang berasal dari bisikan hati terjadi karena kita terlalu memikirkan sesuatu dengan serius di alam sadar sehingga terbawa mimpi. Misalnya nih, karena naksir berat sama si dia, pas tidur pun jadi mimpiin si dia. Atau karena stress mikirin kerjaan yang belum selesai, pas tidur mimpi lagi nerusin kerjaan. Haduh, harusnya tidur buat istirahat, malah kepikiran ya…

Tentang mimpi yang merupakan kabar gembira, mimpi ini berisi sesuatu yang baik dan kabar gembira untuk kaum muslimin.

Kemudian, mimpi ditakuti setan… Ini yang menjadi bahasan utama kita ya, Gaes. Mimpi ditakuti setan datang dalam dua bentuk, yaitu mimpi basah dan mimpi buruk. Dari beberapa jenis mimpi tersebut, mimpi buruk adalah cara yang digunakan setan untuk melemahkan manusia. Lantas, gimana nih jika kita mengalami mimpi buruk dalam tidur kita?

  1. Jangan Diceritakan!

Dari Jabir RA, ada seorang Arab badui datang menemui Nabi SAW kemudian bertanya, “Ya rasulullah, aku bermimpi kepalaku dipenggal lalu menggelinding kemudian aku berlari kencang mengejarnya”. Nabi SAW bersabda kepada orang tersebut, “Jangan kau ceritakan kepada orang lain ulah setan yang mempermainkan dirimu di alam mimpi”. Setelah kejadian itu, aku mendengar Nabi menyampaikan dalam salah satu khutbahnya, “Janganlah kalian menceritakan ulah setan yang mempermainkan dirinya dalam alam mimpi.” (HR Muslim)

  1. Meludah ke kiri 3x, Memohon Perlindungan dari Allah, dan Mengubah Posisi Tidur

Rasulullah SAW juga bersabda, “Mimpi buruk berasal dari setan, maka jika salah seorang diantara kalian bermimpi buruk, hendaklah meminta perlindungan kepada Allah karenanya” (HR. Al Bukhari)

Di hadits yang lain, dari Jabir RA, Rasulullah SAW bersabda,

“Jika kalian mengalami mimpi yang dibenci (mimpi buruk) hendaklah meludah ke sebelah kiri tiga kali, dan memohon perlindungan dari Allah dari godaan setan tiga kali, kemudian mengubah posisi tidurnya dari posisi semula.” (HR. Muslim)

Yup, menurut hadits tersebut, kita diminta meludah dulu, Gaes, baru membaca ta’awudz.

  1. Melaksankan Sholat

Langkah berikutnya adalah dengan shalat.

“Mimpi itu ada tiga: mimpi yang benar, mimpi bisikan perasaan, dan mimpi ditakut-takuti setan. Barangsiapa bermimpi yang tidak disukainya (mimpi buruk), hendaklah dia melaksanakan shalat.” (HR. at-Tirmidzi)

Dan ketika kita mau shalat, kita otomatis berwudhu dulu kan, Gaes? Nah, wudhu juga insya Allah dapat menjaga kita dari gangguan setan. :)

  1. Tidak Menafsirkannya dengan Hal Negatif

Jangan pernah menganggap mimpi buruk sebagai tanda bahwa akan terjadinya hal-hal buruk. Karena datangnya dari setan, sebaiknya mimpi buruk tak usah dihiraukan.

“Mimpi itu berada di kaki burung (mengambang) selama tidak di ta’birkan/ditafsirkan, jika dita’birkan bisa jadi mimpi itu akan terjadi.” (HR. Ibnu Majah; shahih)

Nah, Greensoulid, semoga setelah mengamalkan tuntunan nabi SAW, kita tergolong orang-orang yang selamat dari tipu daya setan melalui mimpi buruk yang didatangkannya ya. Wallahu a'lam bish Showab. [] agung/akmal

Dilihat 170 kali | Tags: