Pacaran Islami?

img-tumb

Ngomongin soal pacaran, hmm, pasti seru nih. Apalagi kalau ada tambahan syar’i atau Islami. Widih, bener nggak tuh? Memang boleh pacaran dalam Islam? Yang seperti apa sih pacaran Islami itu? Sebentar, sebentar. Sebelum pikiran pada ngelantur kemana-mana, kita simak dulu kisah dua cewek yang lagi curhat lewat pesan singkat ini.

“Apa kabar, Sis? Malam minggu kemarin jadi jalan kemana sama doi? Kalau aku sih cuma jalan di mall. Bosen.”

“Alhamdulillah Sis, doi kemarin ngajak ketemuan di masjid. Doi ngajak juga shalat maghrib dulu, baru kemudian jalan berduaan di taman sebelah masjid. Ih, romantis deh. Dia alim juga ternyata. Ngajak aku pacaran secara Islami. Dia ga mau ngapa-ngapain, cuma berduaan aja.”

“Hmm. Emang beda ya, Sis, pacaran Islami dengan yang biasanya dilakuin?"

“Ya bedalah, kan kita ketemuannya di masjid, dia juga ga mau ngapa-ngapain kok!”

“Bukannya yang kemarin awalnya bilang gitu juga, Sis? Tapi selanjutnya... Eh, maaf keceplosan”

“Arrgghhh!!!”

“Eh, maaf, Sis. Maaf, Sis.”

“Arrgghhh!!!”

Kisah di atas hanya rekaan, maaf kalau ada yang baper.


Greensoulid yang disayangi Allah SWT, di dalam Islam tidak ada istilah pacaran. Dicari di kitab ulama manapun tidak ada tata cara pacaran. Busyet, sampai dicari kitabnya. Yang ada itu ta’aruf, khitbah, lalu nikah.  Tidak ada istilah LDR, TTM, nembak, mantan, backstreet, mojok, nikung, ngepot, bla bla bla.

Berdua-duaan menjadi aktivitas wajib pacaran, maka dunia serasa milik berdua. Weleh, ingat, Bro n Sis, ketika kalian asyik berduaan, ada musuh abadi yang akan menjerumuskan kalian berdua kepada kemaksiatan yang lebih besar. Ujung-ujungnya penyesalan dan dosa besar.

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah seorang laki-laki sendirian dengan seorang wanita yang tidak disertai mahramnya. Karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaitan.” (HR. Ahmad)

Yap, disitulah menjadi pintu perzinahan.

“Allah telah menentukan bagi anak Adam bagiannya dari zina yang pasti dia lakukan. Zinanya mata adalah melihat (dengan syahwat), zinanya lidah adalah mengucapkan (dengan syahwat), zinanya hati adalah mengharap dan menginginkan (pemenuhan nafsu syahwat), maka farji (kemaluan) yang membenarkan atau mendustakannya.” (HR Bukhari & Muslim)

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS: Al-isra ayat 32)

Nah, ta’aruf berbeda dengan pacaran yang tidak jelas kapan nikahnya plus berduaan seenaknya. Di dalam Islam, ta’aruf menjadi gerbang menuju pernikahan, Bro n Sis. Caranya dengan mengenali calon terlebih dahulu lewat mahram atau orang-orang dekatnya. Biar ga beli kucing dalam karung gitu. Sehingga seorang laki-laki yang ingin ta’aruf, dia memang sudah berniat hendak menikah, bukan untuk mempermainkan hati perempuan. Widih, mantap.

Sementara khitbah itu meminang cewek di hadapan walinya dan kemudian nikah sebagai bentuk tanggung jawab cowok secara jantan. Si cowok kudu siap memberi nafkah baik lahir maupun batin. So, kalau belum siap nikah, Nabi Muhammad SAW menganjurkan puasa. Nah, beda banget sama cowok-cowok alay yang cuma bisa mainin perasaan ceweknya. Ups. Ada yang baper lagi nih. Dan kebanyakan uda sampai pergaulan bebas. Astaghfirullah.

Oke bro n sis, bisa dibilang artikel ini sengaja bikin roller coaster perasaan. Apalagi yang uda pacaran bawa-bawa bahasa arab seperti akhy, ukhty, afwan, syukron, mahmud, mustofa. Hmm. Tapi percaya deh, semua syari’at yang berasal dari Allah SWT baik untuk kita. Termasuk di dalamnya larangan berkhalwat apalagi sampai berzina. Naudzubillahi min dzalik.

Terakhir, buat para cowok yang lagi pacaran dan ngakunya jantan, cuma ada dua pilihan buat kalian bro. Nikahin atau tinggalin.  Tidak ada pacaran Islami, pacaran syar’i, pacaran samawa, itu akal-akalan saja buat memenuhi jalan syaithan. Buat sista juga yang lagi dipacari, jangan mau digantung kayak jemuran. Tanya kapan mau datang kerumah sama orangtua? Kapan mau dinikahi? Kalau enggak, loe gue end. Daripada menyesal di kemudian hari. Ingat sis, pihak yang paling dirugikan akibat pergaulan bebas adalah cewek. Uda terlalu banyak faktanya. So, tunggu apalagi, buruan deh sebelum nasi menjadi bubur. Yassarallahu umurakum. Wallahu’alam.

Dilihat 215 kali | Tags: #Cinta