Rumah Kami

img-tumb

Assalamu’alaikum, gimana kabarmu wahai Greensoulid? Pada sehat dan tetep semangat kan? Gimana juga kabar Ayah dan Ibumu? Terus kakak dan adek-adekmu? Kakek dan nenekmu? Semua sehat? Terus kabar si Kitty, kucing kesayanganmu? atau Timo, si burung kenari yang selalu berkicau di halaman rumahmu? Semua baik kan?

Kepo? Nggak juga… Greens cuma peduli sama keadaanmu dan keluargamu. Tapi, sepeduli-pedulinya Greens sama mereka, tentu kalian yang lebih care dan lebih sayang banget ke mereka dong…. Secara, mereka kan keluarga dan orang terdekat kalian, yang saban hari ketemu dan berkumpul.

Jika di antara mereka ada yang sedang sakit, Greens doakan agar lekas diberi kesembuhan oleh Allah SWT. Jika ada dalam keadaan bersedih, semoga Allah memberi kebahagiaan dan pasti kesabaran. Aamiin.

Greensoulid yang penyayang,

Kalau seandainya di antara anggota keluargamu sedang dalam kesusahan, apa yang segera kamu lakukan? Semisal saudaramu lagi sedih karena di-JHD-in sama temennya, atau dicurangi sama orang? Yes, kamu bakalan pasang body melindungi mereka. Sebisamu dan semampu you punya effort. Atau mungkin, kamu bakal melirik tawaran Greens buat nyewain jasa Power Ranger bodyguard biar saudaramu nggak diganggu lagi.

Prinsipnya, kalo ada yang ganggu keluargaku, membuat mereka dapat masalah dan larut dalam kesedihan karena ulah orang lain, pantang mundur untuk tidak menyeleseikannya secara jantan.

Eh, kalo betina gimana?

Maksud Greens, kamu pasti cari cara semaksimal mungkin ngebantu keluargamu dan menuntut keadilan atas tindakan yang diperbuat kepada keluargamu. Nah, itu baru bentuk tanggung jawab, kepedulian, dan CINTA terhadap keluarga.

Apalagi kalo kamu cowok. Nggak banget kalau letoy, apalagi berharap datang kawanan Justice League membela kepentinganmu, apalagi berharap Jin blangkon nongol dan bilang, “Kuberi satu permintaaan…” Mimpi…! Jadilah problem solver dan pembela keadilan buat orang-orang yang mencintaimu, keluargamu.

Greensoulid yang peduli,

Coba ya dibayangkan, jika dalam suatu kondisi, rumahmu kedatangan tamu tak diundang. Jumlah mereka berangsur-angsur banyak. Masuk paksa ke dalam, membuka pintu tak mengucapkan salam, berdiri di ruang tamu. Clingak-clinguk tidak memberi hormat kepada pemilik rumah. Lalu, seenaknya masuk di kamarmu, kamar orang tuamu, kamar saudara saudarimu. Menempati seperti rumah milik mereka sendiri. Gerombolan tamu yang tidak punya malu itu, membentak dan meneriaki orang seisi rumahmu. Bahkan sampai menyuruh kalian pergi dari rumah kalian sendiri.

Nggak cukup mengusir, para tamu tadi mulai bertindak kasar kepada Ayahmu, berbuat tidak pantas kepada Ibumu, melukai kakek dan nenekmu yang telah renta usianya, menodongkan amarah dan kebencian, sembari melukai dan menyakiti saudara-saudarimu. Dan Dirimu? Dipukul, ditendang, dan diancam dihabisi!

Bertahun-tahun sudah kalian sekeluarga berbagi kebahagiaan, belajar tentang kehidupan, dan bersama merajut kenangan di rumah itu, eh, tiba-tiba diusir sambil disakiti terlebih dulu. Tamu-tamu bejat itu mengklaim itu adalah rumah mereka. Kalian pemilik rumah tak berhak atas rumah itu.

Greensoulid, gimana perasaanmu? Apa yang terbayang olehmu? Apa tindakan yang akan diambil?

Pasrah terusir? Ataukah… Melawan? Merebut kembali rumah dan kehidupanmu? Ya, yang lazim dilakukan adalah merebut kembali hak Greensoulid. Cara apapun akan dikerahkan untuk membela nasib keluargamu. Demi kembalinya ketenangan hidup di dalam rumahmu.

Greensoulid yang peka,

Nurani kita pasti akan tersadar ketika cerita perebutan rumah di atas, merupakan kejadian nyata. Senyata-nyatanya, ada di dekat kita. PALESTINA.

Diberitakan oleh Anadolu Agency, Dua pemuda Palestina menjadi martir akibat tembakan tentara Israel pada hari Jumat tanggal 15 Desember lalu, di dekat perbatasan timur Jalur Gaza yang diblokir. Salah seorang dari korban tersebut bernama Abu Sureyya yang telah kehilangan kedua kakinya saat serangan rudal Israel di tahun 2008. Masya Allah….

Kekacauan menjadi-jadi setelah Donald Trump, presiden negara penjajah Amerika Serikat mengumumkan kota Yerusalem sebagai ibukota negara Israel. Dan terang saja, secara alamiah, rakyat Muslim Palestina mengadakan aksi protes, turun ke jalan menolak pengakuan tersebut. Bahkan rakyat Muslim di berbagai belahan dunia lain juga ikut mengecam, turun ke jalan, serta mendorong pemerintah untuk segera ambil tindakan.

Lebai? Nggak. Tanah yang dipijak kaum Muslimin yang didalamnya terdapat masjid suci Al Aqsha itu diklaim sepihak oleh gerombolan tamu tak diundang, sebagai wilayah mereka (zionis Israel). Ini sudah terjadi sejak tahun 1948. Berarti sudah 69 tahun lamanya Israel menjajah Palestina. Dan bukan Cuma pengusiran dari wilayah satu ke wilayah lainnya, pembunuhan dan pembantaian massal sudah tidak lagi terhitung dilakukan tentara Israel kepada kaum Muslimin.

Coba deh, Greensoulid coba simak sabda Rasulullah SAW berikut, yang Greens yakin sudah disampaikan berulang kali:

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam berkasih sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam.” (HR. Muslim)

Indah bukan? Ketika Rasulullah Muhammad SAW mengibaratkan kita kaum beriman bersaudara seperti bagian tubuh. Saling berdekatan dan saling merasakan keadaannya masing-masing. Sehingga Muslim Palestina, muslim Indonesia, dan Muslimin lainnya adalah satu tubuh. Yang keberadaan kita seperti satu keluarga. Jangan merasa asing, jangan merasa berbeda dan bahkan tidak peduli. Kita satu keluarga, satu persaudaraan. Kaum Muslimin di manapun berada diikat dalam satu keimanan dan ukhuwah yang sama. Tentunya, bagi Greens yang melihat fenomena Palestina yang sedang terjajah saat ini, akan tumbuh perasaan marah, iba, dan sakit ketika melihat kezaliman Israel menimpa saudara kita itu. Karenanya Palestina bukan hanya rumah bagi kaum Muslimin di sana, tapi juga rumah kita, rumah kaum Muslimin sedunia. Artinya, Merebut dan menjajah Palestina seperti merebut dan menjajah rumah kita bersama. Takbir! [] alif

 

Dilihat 129 kali | Tags: