Wahai Saudariku, Jagalah Mahkotamu

img-tumb

“Aduuh”, “Wah, parah.. paraah..”, “Astaghfirullah”, “Eh, serius?”, dan ekspresi yang semisal akan bermunculan kalo kita tahu fakta tentang pergaulan remaja masa kini. Dikala harga ayam kampung semakin melambung akibat rupiah kini menembus 14 ribu, eh ini malah harga “ayam sekolah” or “ayam kampus” makin didiskon besar-besaran. Ini beneran lho, kalo dulu “ayam sekolah” or “ayam kampus” beroperasi dengan dalih “kesulitan ekonomi”, sekarang dalihnya “kesulitan kesenangan” alias “just for fun”. Duuh, makin parah deh pokoknya.

Menurut penelitian beberapa lembaga seperti United Nations Development Programme (UNDP), Dinas Sosial, dan Komisi Penanggunalan AIDS (KPA) dari hari ke hari jumlah PSK di Indonesia semakin bertambah. Apalagi faktanya nggak sedikit siswa sekolah yang dikeluarkan karena kasus MBA (Married by Accident).

Memang betul girls, di jaman gombalisasi dan serba nekat ini, banyak yang udah kelewat batas. Para muda-mudinya pada gelap mata, ngga tahu dan nggak mau tahu mana yang haram dan mana yang halal. Asal tercapai keinginan, semua diterjang. Asal punya hp keren, baju modis model terbaru dari desainer terkenal, tas beken ala Sapi Martin, apapun dilakukan. Sekalipun menyangkut harga diri dan kehormatan sebagai seorang Muslimah.

Amit-amit deh Girls kalo “mahkota” perempuan yang harusnya dijaga dan menjadi lambang kehormatan, justru diobral-obral. Malah lebih dari itu, Allah menggolongkannya sebagai perbuatan yang keji lho. Allah berfirman yang artinya,

“Dan janganlah kamu mendekati zina, (zina) itu sungguh perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk” (TQS. Al-Isra’:32)

Mendekati zina aja nggak boleh, apalagi zina-nya. Perbuatan ini jelas-jelas diharamkan Allah SWT. Kalau masih berani berzina, wah berarti udah nggak punya takut lagi sama adzab Allah. Padahal adzab Allah sangat pedih seperti dalam firman-Nya yang artinya,

“Dan bahwa sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih.”
 (TQS. Al Hijr: 15)

Nah sekarang, gimana caranya supaya kita ngga terjerumus en latah ikut-ikutan budaya gaul yang nggak bener bin keblinger kayak gitu? Ada beberapa tips yang bisa dijadikan senjata ampuh nih. Simak ya.

  1. Say no to pacaran!

Jangan bermain api kalo nggak ingin terbakar. Artinya, kalo udah tahu zina itu haram maka jangan sekali-kali coba-coba mendekatinya. Memang nggak semua pacaran berakhir dengan zina, tapi setiap zina pasti diawali dengan pacaran. Mana ada pacaran yang nggak pegang-pegangan tangan, nggak berdua-duaan, nggak ngerayu, nggak ngobrol? Kalo ada, dan emang nggak ngapa-ngapain, terus ngapain pacaran?

  1. Puasa

Girls, biar hati en pikiran adem maka kita perlu membentengi diri. Caranya yaitu dengan berpuasa. Puasa akan membuat diri kita semakin dekat dengan Allah en menjauhi maksiat. InsyaAllah, semakin sering kita melakukan puasa, kita akan terbiasa dengan ibadah dan jauh-jauh dari yang namanya maksiat. Mantaap…

  1. Menikah

Menikah adalah salah satu ajaran Islam yang mulia. Dengan menikah, kita akan selamat dari dosa dan justru berkesempatan besar mendapatkan pahala. Tapi inget Greensoulid, menikah itu nggak cuma urusan mempunyai keturunan saja, tapi lebih dari itu. So, akan lebih bijak kalo kita lebih memilih untuk sibuk mempersiapkan diri sampai ilmu yang kita butuhkan dalam berkeluarga sudah mantap. Tandanya? Nggak lain adalah restu orang tua. Kalo belum dapet restu, teruslah belajar dan beramal. Buktikan kalo kita sudah dewasa dan mampu bertanggungjawab.

Yap! itulah tips yang bisa Greens bagikan. Menjadi perempuan memang adalah takdir, tetapi menjadi seorang muslimah yang senantiasa menjaga kehormatan dirinya, adalah pilihan yang harus diambil. Mengapa? karena nggak ada perempuan yang nggak mau jadi atu bidadari di surga. InsyaAllah. [] Afifatur

Dilihat 159 kali | Tags: